Sistem Operasi : Pengertian, Arsitektur serta Fungsinya

Pengertian Sistem Operasi

Masyarakat pasti sering mendengar kata sistem operasi tetapi banyak yang tidak tahu arti dari kata tersebut. Pengertian sistem tersebut yaitu sebuah sistem yang terdiri dari berbagai komponen kerja sampai dengan metode-metode yang dipakai untuk menjalankan atau memerintah sebuah perangkat sesuai dengan keinginan pengguna.

Jadi bisa disimpulkan, sistem ini merupakan software ataupun perangkat lunak untuk mengelola sebuah sumber ke hardware agar bisa beroperasi secara maksimal. Banyak sekali kegunaan dari sistem ini dan untuk tahu semua itu maka bacalah ulasan berikut.

Sistem operasi atau sering disebut (operating system OS) adalah perangkat lunak lapisan pertama yang diletakkan pada media penyimpan (hard disk) di komputer. Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk perangkat lunak aplikasi. Sistem operasi akan mengelola semua aktifitas komputer yang berkaitan dengan pengaksesan perangkat keras, pengelolaan proses seperti penjadwalan proses, dan pengelolaan aplikasi. Sistem operasi mempunyai peranan yang sangat penting.

Secanggih apapun perangkat keras komputer jika tidak didukung sistem operasi maka sistem komputer tersebut tidak akan ada manfaatnya (Abdul Munif, 2013). Secara garis besar, Sistem Operasi adalah Sebuah perangkat lunak yang terletak pada hardisk atau memori komputer yang bertugas mengatur atau memanjemen hardware dan software (aplikasi) yang berada di dalamnya.

Struktur Komputer

 

Penggunaan Sistem Operasi di Kehidupan Nyata

Sistem ini sudah digunakan di dunia nyata dan banyak sekali masyarakat yang merasakan kemudahan setelah menggunakan sistem tersebut. Tanpa adanya sistem ini masyarakat jadi sulit menggunakan perangkat-perangkat canggih. Kalau mau tahu penggunaan sistem ini untuk apa saja lihat penjelasan berikut.

  • Menjalankan Pemrograman Dasar Di Komputer

Komputer tidak akan bisa bekerja dengan baik tanpa adanya sistem ini, jika komputer atau perangkat lain sudah menggunakan OS atau operation system barulah komputer bisa bekerja. Semakin bagus versi OS maka akan semakin cepat kinerja komputer tersebut.

  • Tempat Menyimpan Aplikasi¬†

Aplikasi yang ada di komputer tidak hanya tersimpan di ruang penyimpanan tetapi juga sudah tersimpan di sistem operasi. Aplikasi-aplikasi tersebut baru bisa berjalan jika OS yang ada di komputer juga dijalankan, jadi biarpun perangkat atau komputer sudah canggih tetap tidak bisa menggunakan aplikasi jika tidak ada OS.

  • Mengatur Kerja Perangkat

OS juga berperan sebagai resource manager di perangkat, artinya OS tersebut akan mengontrol fungsi dari memory card, hardware, CPU dan juga hard disk. Selain itu OS juga menjadi penghubung aplikasi dengan hardware, jadi dengan adanya OS maka aplikasi bisa berjalan dengan baik.

  • Untuk Mengamankan Program

OS atau sistem operasi bukan hanya menjadi perangkat lunak saja tetapi juga dipakai menjadi sistem pengaman saat user atau pengguna perangkat menjalankan sebuah program. Jadi dengan menggunakan sistem ini maka tidak akan terjadi malware atau kejahatan cyber lainnya.

Fungsi Sistem Operasi

Sistem operasi berfungsi sebagai pengelola perangkat lunak dan perangkat keras pada sebuah komputer, dengan kata lain sistem operasi dapat mengkondisikan komputer agar bisa menjalankan program atau aplikasi sesuai dengan keinginan dari user. Sistem operasi juga berfungsi sebagai pengontrol konflik pengguna, Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna atau user menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering disebut resource allocator. Selain itu fungsi penting dari sistem operasi adalah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.

Fungsi sistem operasi secara umum adalah sebagai berikut :

1. Resource manager, merupakan pengelolaan sumber daya dan mengalokasikannya, Contoh: memori, CPU, Disk Drive dan perangkat lainnya.

2. Interface atau antar muka, yaitu sebagai perantara antara pengguna dengan perangkat keras dengan menyediakan tampilan kepada pengguna yang lebih mudah dipahami dan bersahabat (user friendly)

3. Coordinator, mengkoordinasi dan menyediakan fasilitas sehingga aktifitas yang kompleks dapat diatur dan dapat diproses secara berurutan.

4. Guardian, menyediakan akses kontrol yang bertugas untuk melindungi file dan memberi pengawasan pada data dan program.

5. Gate Keeper, berfungsi sebagai pengendali hak akses oleh pengguna yang mengendalikan siapa saja yang berhak masuk ke dalam sistem dan mengawasi apa saja yang dilakukannya.

6. Optimizer adalah penjadwal masukan (input) oleh user, pengaksesan basis data, proses komputasi dan penggunaan.

7. Accountant befungsi untuk mengatur waktu CPU, penggunaan memori, pemanggilan |/O, disk storage, dan waktu koneksi terminal.

8. Server berfungsi untuk melayani pengguna komputer.

Leave a Comment

Your email address will not be published.